Hari ini:Selasa, 4 Agustus 2020

Membuat Remote Repositori di Github #8

Bisa Koding ~ Pada pembuatan suatu projek aplikasi biasa nya kita membuat nya secara tim dan kamu tidak mungkin menyimpan projek repositori nya di komputer kamu sendiri. Untuk mengatasi masalah tersebut kamu dapat menyimpan repositori projek yang kamu buat di dalam tim di dalam server kantor atau di Github, Gitlab dan Bitbucket sebagai tempat penyimpanan repositori secara online.

Pada tutorial kali ini kita akan menggunakan Github untuk tempat repositori nya, pastikan kamu telah mempunyai akun Github. Kamu bisa daftar disini https://github.com/

Membuat Repositori di Github

Setelah kamu telah mendaftar di Github, kamu dapat membuat repositori baru kamu dengan mengklik tombol new pada halaman dasboard akun Github kamu.

Setelah kamu klik tombol New maka kamu akan diarahkan ke halaman untuk membuat repositori baru, seperti gambar dibawah ini:

  • Repositori name : ini merupakan nama repositori kamu, pastikan kamu membuat nya susuai yang dapat mendiskripsikan aplikasi kamu. seperti: Aplikasi Klinik, Aplikasi CMS
  • Description : description merupakan keterangan dari aplikasi kamu, boleh diisi dan juga tidak.
  • Public : Semua orang dapat mengakses repositori.
  • Private : Hanya orang tertentu yang dapat mengakses repositori.

Yeay! Sekarang kamu sudah mempunya repositori kosong di Github.

Setelah kita telah berhasil membuat repositori kosong pada Github, selanjutnya kita akan mengupload repositori projek yang telah kita buat di lokal komputer kamu.

Membuat & Menghapus Remote Repositori

Sebelum kita dapat mengupload repositori dari lokal komputer kita harus membuat remote repositori dahulu, sebagai berikut:

  • remote add : Perintah untuk menambahkan remote.
  • github : merupakan nama remote.
  • https/ssh : merupakan URL remote.

Ada dua tipe URL yang dapat kamu tuliskan yaitu htpps dan SSH.

//URL https
https://github.com/rezawara/create_repositori.git

//URL SSH
git@github.com:rezawara/create_repositori.git
  • https : Jika kamu menggunakan URL https maka kamu akan dimintai username dan password ketika melakukan push ke dalam repositori di Github yang berfungsi untuk autentifikasi.
  • SSH : kamu tidak dimintai autentifikasi tetapi kamu harus melakukan konfigurasi dahulu, kamu bisa melihat nya pada tutorial ini Konfigurasi SSH pada Github.

Setelah berhasil membuat repositori Github kamu dapat mengecek nya dengan sebagai berikut:

Kamu juga dapat merubah nama repositori dengan perintah sebagai berikut:

git remote rename github tutorial
  • github : nama remote lama.
  • tutorial : nama remote baru.

Atau kamu juga dapat menghapus remote dengan perintah sebagai berikut:

git remote remove github
  • github : merupakan nama remote yang mau dihapus.

Upload Revisi di Remote Repositori

Untuk melakukan Upload revisi pada Remote repositori kamu dapat menggunakan perintah git push.

git push github master
  • github : adalah nama remote.
  • master : adalah nama cabang tujuan pada Github.

Kemudian lakukan git push seperti gambar berikut:

Kemudian kembali ke Dashboard Github maka projek kamu sudah ter upload ke Github, seperti gambar dibawah ini:

Yeay! Selamat kamu udah berhasil upload projek ke Github, untuk meyakinkan lagi coba kamu edit projek kamu dan upload kembali.

git add index.html
git commit -m "ganti judul"
git push github master

Kemudian kamu bisa mengecek nya ke Dasboard Github kamu. Dan lihat pada file index.html baru saja ter commite dengan keterangan ganti judul.

Download Revisi dari Remote Repositori

Ketika kamu berkerja dalam tim dalam membuat projek aplikasi yang menggunakan git, kamu diharuskan untuk mengupdate terlebih dahulu revisi terbaru sebelum kamu akan melakukan penambahan kode agar tidak menjadi bentrok di dalam repositori.

Ada dua perintah yang dapat kamu lakukan ketika mengambil / download revisi dari repositori remote:

  1. git fetch [nama remote] [nama cabang]
  2. git pull [nama remote] [nama cabang]

1. git fetch

Perintah git fetch berfungsi hanya akan mengambil / download revisi (commit) saja dan tidak langsung melakukan penggabungan (merge) terhadap repositori lokal.

git fetch github master

2. git pull

Perintah git pull berfungsi akan mengambil revisi (commit) dan langsung melakukan penggabungan (merge) terhadap repositori lokal.

git pull github master

Keterangan : Jika kamu telah melakukan perubahan pada repositori lokal maka kamu sebaiknya menggunakan git fetch agar perubahan yang telah kamu lakukan tidak hilang. Dan jika kamu belum melakukan perubahan apapun dan ingin mengambil update terakhir kamu dapat menggunakan git pull

Melihat Perbandingan repositori lokal dengan repositori pada Github

Untuk melihat perbandingan repositori lokal dengan repositori yang berada pada Github kamu dapat melakukan perintah berikut ini:

git diff master github/master
  • master : adalah cabang master pada repositori lokal.
  • github/master : adalah cabang master pada repositori remote Github.

Menggabungkan repositori lokal dengan repositori remote

Jika kamu ingin menggabungkan repositori lokal dengan repositori remote dengan perintah sebagai berikut:

git merge master github/master

Mungkin sekian tutorial tentang Membuat remote repositori di Github, semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Membuat SSH Key Pada Akun Github #9

Total Page Visits: 161 - Today Page Visits: 1

Founder & Author di Bisa Koding, Senang mempelajari hal baru. Sekarang domisili di Planet Bekasi ^_^

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *