PHP - Category (6)

Perbedaan Fungsi echo(), print(), dan printf() pada PHP

Bisa Koding ~ Pada tutorial kali ini, kita akan belajar tentang perbedaan fungsi echo(), print(), dan printf(). Semua fungsi tersebut berfungsi untuk mencetak teks ke layar.

Fungsi echo()

Fungsi echo() berfungsi untuk menampilkan teks ke layar. Dapat ditulis menggunakan tanda kurung dan juga tidak. Perintah nya dapat dilihat sebagai berikut:

<?php
echo "Hello World";
echo("Hello World";
?>

Fungsi echo() hanya menampilkan teks saja tidak mengembalikan apapun setelah fungsi dieksekusi.

Fungsi print()

Fungsi print() memiliki persamaan dengan fungsi echo() yang memiliki fungsi untuk menampilkan teks ke layar. Fungsi print() juga dapat digunakan tanpa tanda kurung.

Fungsi print() akan mengembalikan nilai 1 saat fungsi diekseskusi sedangkan fungsi echo tidak mengembalikan apapun.

<?php
print "Hello World";
?>

Fungsi printf()

Fungsi printf() berfungsi untuk memformat teks atau string. yang akan mengembalikan panjang dari teks saat dieksekusi.

$str = "hello world";
printf("Kata Pertama ku adalah %s<br>", $str);

Simbol %s berfungsi untuk sebagai placeholder untuk string.

Mungkin sekian penjelasan tentang Perbedaan fungsi echo, print dan printf pada PHP, semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^_^

PHP OOP  - Category

Membuat Object pada PHP OOP #3

Bisa Koding ~  Membuat Object dalam PHP OOP adalah Menginstansiasi atau memberikan nilai yang dimiliki oleh suatu class dan memberikan nilai nya kepada suatu variable.

Proses dalam memberikan nilai kedalam object dari class dapat disebut dengan instansiasi. Pada PHP, proses instansiasi dilakukan dengan keyword new, hasil pemberian nilai class akan disimpan dalam variable yang dapat digunakan dalam program kamu, dengan contoh sebagai berikut:

class rumah
{
  public $pintu;
  public $jendela;

  public function membersihkan_rumah()
  {
    return "Ayo Berih-Bersih Rumah";
  }

  public function mengecet_rumah()
  {
    return "Cat Rumah agar Indah"; 
  }
     
}

$rumah_reza = new rumah();
$rumah_kamu = new rumah();

Dari kedua contoh diatas, $rumah_reza dan $rumah_kamu merupakan object dari class rumah dan memiliki seluruh property & method yang telah dibuat di class rumah.

Setelah berhasil membuat Object, selanjutnya kita akan belajar tentang bagaimana cara untuk mengakses object dalam PHP OOP secara sederhana yaitu mengakses property & method yang dimilik oleh class yang kita jadikan object. Seperti contoh berikut ini:

class rumah
{
  public $pintu;
  public $jendela;

  public function membersihkan_rumah()
  {
    return "Ayo Berih-Bersih Rumah";
  }

  public function mengecet_rumah()
  {
    return "Cat Rumah agar Indah"; 
  }
     
}

//Membuat Object dari class rumah
$rumah_reza = new rumah();
$rumah_kamu = new rumah();

//membuat property dalam object
$rumah_reza->pintu = "Pintu Kamar Mandi";
$rumah_reza->jendela = "Jendela Ruang Tamu";

//menampilkan property
echo $rumah_reza->pintu;    //hasil = Pintu Kamar Mandi
echo $rumah_reza->jendela;  //hasil = Jendela Ruang Tamu

//menampilkan method
echo $rumah_reza->bersihkan_rumah();  //hasil = Ayo Bersih Bersih Rumah
echo $rumah_reza->mengecet_rumah();   //hasil = Cat Rumah Agar Indah

Dalam PHP OOP kita juga dapat membuat lebih dari satu object dari class yang sama, seperti contoh berikut ini :

//Membuat Object dari class rumah
$rumah_reza = new rumah();
$rumah_joko = new rumah();
$rumah_jono = new rumah();

//membuat property dalam object
$rumah_reza->pintu = "Pintu Kamar Reza";
$rumah_joko->pintu = "Pintu Kamar Joko";
$rumah_jono->pintu = "Pintu Kamar Jono";

//menampilkan property
echo $rumah_reza->pintu;    //hasil = Pintu Kamar Reza
echo $rumah_joko->pintu;    //hasil = Pintu Kamar Joko
echo $rumah_jono->pintu;    //hasil = Pintu Kamar Jono

Mungkin Sekian Tutorial Tentang Membuat Object pada PHP OOP semoga dapat menambah wawasan kamu tentang PHP OOP. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar ya ~. Terima Kasih ^-^

PHP OOP - Category

Mengenal Class, Object, Property & Method pada PHP OOP #2

Bisa Koding ~ Dalam OOP terdapat class, object, property & method yang merupakan pondasi dalam pemrogramman berbasis object, dalam tutorial kali ini kita akan belajar semuanya berikut dengan contoh penulisan nya.

Class

Class merupakan sebuah konsep OOP yang berfungsi untuk membungkus data atau merupakan gambaran dari kumpulan object yang dikumpulkan dan inisialisasi menggunakan nama class. Di dalam class setidak nya memiliki beberapa komponen yaitu: propertymethod dan juga constructor, bagi yang belum tau apa itu constructor yaitu adalah sebuah method yang akan selalu dieksekusi pertama kali ketika class diakses, instansiasi, atau dibuat object nya. Dengan contoh sebagai berikut: 

class rumah
{
  private $dapur;

  function __construct($dapur)
  {
    $this->dapur = $dapur;
  }

 // isi object, property atau method di dalam class rumah
}

Property

Property atau attribut adalah data yang terdapat dalam sebuah class. Seperti contoh class rumah diatas, property dari class rumah adalah pintu, tembok, kaca, pagar. property sebenarnya adalah  variable yang berada di dalam class. Seluruh fungsi variable di PHP sama dengan property di OOP, dengan contoh sebagai berikut: 

class rumah
{
   $pintu;
   $tembok;
   $kaca;
   $pagar;
}

Method

Method bisa juga disebut dengan tindakan yang dilakukan di dalam class. Seperti contoh class rumah diatas, maka method adalah kata kerja nya seperti : membersihkan rumah, mengecet rumah dengan contoh sebagai berikut:

class rumah
{
  public function membersihkan_rumah()
  {
    $pintu;
    $kaca;
    $lantai;
  }

  public function mengecet_rumah()
  {
    $tembok;
    $pagar;
  }
     
}

Object

Object adalah konsep dari OOP yang dapat memberikan nilai kedalam object yang baru kamu buat, seperti contoh class rumah diatas Object dapat dibuat sebagai berikut : rumah_reza, rumah_kamu. Object dari class rumah akan memiliki seluruh ciri2 rumah dari property & method nya.

Proses dalam memberikan nilai kedalam object dari class dapat disebut dengan instansiasi. Pada PHP, proses proses instansiasi dilakukan dengan keyword new, hasil pemberian nilai class akan disimpan dalam variable yang dapat digunakan dalam program kamu, dengan contoh sebagai berikut:

class rumah
{
  public function membersihkan_rumah()
  {
    $pintu;
    $kaca;
    $lantai;
  }

  public function mengecet_rumah()
  {
    $tembok;
    $pagar;
  }
     
}

$rumah_reza = new rumah();
$rumah_kamu = new rumah();

Dari kedua contoh diatas, $rumah_reza dan $rumah_kamu merupakan object dari class rumah dan memiliki seluruh property &amp; method yang telah dibuat di class rumah.

Sekian Tutorial tentang class,object,property &amp; method pada OOP PHP semoga dapat menambah wawasan kamu. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih ~ ^-^

PHP OOP - Category

Pengertian OOP pada PHP #1

Bisa Koding ~ OOP atau Object Oriented Programming yang merupakan suatu metode pemrogramman yang beroreintasi objek. OOP di PHP mulai tersedia pada versi PHP5.

Dalam pemrogramman, pembuatan program dalam PHP tanpa menggunakan objek disebut dengan pemrogramman prosedural atau pemrogramman fungsional. Disebut dengan pemrogramman prosedural karena kamu membuat kode program menjadi bagian – bagian atau fungsi yang lebih kecil kemudian menyatukannya menjadi hasil akhir.

Berbeda dengan Pemrogramman proseduralOOP dapat mempermudah dalam pembuatan aplikasi agar lebih efesien dan simple karena kamu tidak usah membuat koding secara berulang – ulang. 

Setelah tau tentang OOP itu apa, makin tambah semangat kan mau belajar tentang OOP.

Mungkin sekian penjelasan tentang pengertian OOP pada PHP, semoga dapat menambah pengetahuan kamu ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar.

PHP - Category

Passing Data Array pada Variable di PHP

Bisa Koding – Pada kesempatan kali kita akan belajar bagaimana mengirimkan data dengan format array untuk bisa diterima oleh Controller yang kamu punya, berikut penjelasannya.

1. Serialize Array

Untuk Melempar data tentu nya kita menggunakan Tag Form dengan methode POST atau GET yaitu dengan melakukan serialize data array dengan merubah format data nya menjadi base64_encode seperti contoh dibawah:

<input type="hidden"
  id="nama_var"
  name="nama_var"
  value="<?php print base64_encode(serialize($nama_var)) ?>">;

2. Unserialize

Setelah data diterima di controller kamu, kemudian lakukan Unserialize untuk merubah data nya menjadi data array kembali dengan contoh code sebagai berikut:

$nama_var= $_POST["nama_var"];
$array_var = unserialize(base64_decode($nama_var));

Mungkin sekian penjelasan tentang passing data array pada variable di PHP, semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^