wordpress

Mengatasi Error CI – Message: mkdir(): Invalid path

Bisakoding ~ Pada tutorial kali ini kita akan membahas tentang error yang terjadi di Codeigniter yaitu mkdir(): Invalid path error ini muncul karena setelah kita mengupload aplikasi Codeigniter ke hosting.

ini terjadi dikarenakan session path pada server tidak terbaca.

Untuk mengatasinya buka file config.php pada Codeigniter, posisinya ada di public_html/application/config Kemudian cari = $config[‘sess_save_path’] = NULL dan ubah nilai NULL tersebut menjadi = sys_get_temp_dir();

Mungkin sekian tutorial tentang Mengatasi Error CI – Message: mkdir(): Invalid path, Semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^_^

PHP - Category (6)

Perbedaan Fungsi echo(), print(), dan printf() pada PHP

Bisa Koding ~ Pada tutorial kali ini, kita akan belajar tentang perbedaan fungsi echo(), print(), dan printf(). Semua fungsi tersebut berfungsi untuk mencetak teks ke layar.

Fungsi echo()

Fungsi echo() berfungsi untuk menampilkan teks ke layar. Dapat ditulis menggunakan tanda kurung dan juga tidak. Perintah nya dapat dilihat sebagai berikut:

<?php
echo "Hello World";
echo("Hello World";
?>

Fungsi echo() hanya menampilkan teks saja tidak mengembalikan apapun setelah fungsi dieksekusi.

Fungsi print()

Fungsi print() memiliki persamaan dengan fungsi echo() yang memiliki fungsi untuk menampilkan teks ke layar. Fungsi print() juga dapat digunakan tanpa tanda kurung.

Fungsi print() akan mengembalikan nilai 1 saat fungsi diekseskusi sedangkan fungsi echo tidak mengembalikan apapun.

<?php
print "Hello World";
?>

Fungsi printf()

Fungsi printf() berfungsi untuk memformat teks atau string. yang akan mengembalikan panjang dari teks saat dieksekusi.

$str = "hello world";
printf("Kata Pertama ku adalah %s<br>", $str);

Simbol %s berfungsi untuk sebagai placeholder untuk string.

Mungkin sekian penjelasan tentang Perbedaan fungsi echo, print dan printf pada PHP, semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^_^

git (7)

Membuat SSH key pada akun Github #9

Bisa koding ~ Pada tutorial kali ini kita akan belajar membuat SSH key untuk akun Github kamu. Kenapa kita perlu untuk membuat SSH key ? karena jika kita menggunakan https ketika membuat remote repositori di Github pastinya kita mempunyai kelemahan ketikan melakukan push & pull.

Kelemahannya yaitu kita akan dimintai username & password ketika kita melakukan push & pull. Pastinya kurang efesien jika kita menggunakan protokol URL https tersebut. Oleh karena itu kita menggunakan SSH karena proses autentifikasi sudah di daftarkan pada akun Github yang sebelumnya SSH key sudah kita buat pada komputer kamu terlebih dahulu. Berikut tutorial nya:

Membuat SSH Key

Pertama kamu dapat membuka terminal untuk melakukan eksekusi perintah ssh-keygen, passpharse tidak perlu di isi.

Dalam keterangan diatas kita membuat id_rsa dengan nama contoh_ssh dan passphrase dikosongkan saja.

Karena kita melakukan eksekusi perintah di dalam direktori contoh_repositori yang berada di Desktop maka akan terbuat file dengan nama id_rsa yang sesuai kita buat sebelumnya. Jika kamu tidak didalam sebuah folder maka file akan terbuat di ~/.ssh/

Untuk mengecek file sudah terbuat kita bisa melakukan perintah ls -al ~/.ssh karena pada tutorial ini ssh agent dibuat di folder contoh_repositori maka kami mengakses nya di ls -al ~/Desktop/contoh_repositori

ls -al ~/.ssh

Dari gambar diatas maka dapat dilihat ada 2 file baru yaitu contoh_ssh dan contoh_ssh.pub

Jalankan SSH Agent

Untuk mengecek SSH agent sudah berjalan kita dapat melakukan perintah dibawah ini:

ps -e | grep [s]sh-agent

Jika hasilnya seperti gambar dibawah maka SSH agent sudah berjalan dengan baik.

Jika SSH agent belum berjalan kamu dapat melakukan perintah berikut:

ssh-agent /bin/bash

Kemudian kita akan melakukan menambahkan load SSH key sebagai berikut:

//load ssh default
ssh-add ~/.ssh/id_rsa

//load ssh pada direktori contoh_repositori
ssh-add ~/Desktop/contoh_repositori/contoh_ssh

Untuk mengecek nya gunakan perintah berikut:

ssh-add -l

Menambahkan SSH key ke Github

Kamu dapat mengambil SSH key dengan membuka file yang berekstensi .pub atau kamu dapat membuka nya dari terminal dengan perintah cat.

//load SSH key default
cat ~/.ssh/id_anda.pub

//load SSH key pada direktori contoh_repositori
cat ~/Desktop/contoh_repositori/contoh_ssh.pub

Lalu kamu dapat mengakses akun Github kamu dan masuk ke menu setting->SSH and GPG keys dan klik tombol New pada URL berikut : https://github.com/settings/ssh/new

Klik tambahkan maka SSH key akan terdaftarkan di akun Github kamu.

Kamu juga dapat mengecek konektivitas dengan perintah sebagai berikut:

ssh -T git@github.com

jika hasilnya seperti gambar dibawah ini, maka pull & push dengan SSH Sudah dapat digunakan:

Yeay ! Sekarang kamu sudah dapat menggunakan protokol SSH pada Github, kamu tinggal mengganti URL git kamu dari https menjadi SSH sekarang.

Mungkin sekian tutorial tentang Membuat SSH pada akun Github, Semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^_^

git (6)

Membuat Remote Repositori di Github #8

Bisa Koding ~ Pada pembuatan suatu projek aplikasi biasa nya kita membuat nya secara tim dan kamu tidak mungkin menyimpan projek repositori nya di komputer kamu sendiri. Untuk mengatasi masalah tersebut kamu dapat menyimpan repositori projek yang kamu buat di dalam tim di dalam server kantor atau di Github, Gitlab dan Bitbucket sebagai tempat penyimpanan repositori secara online.

Pada tutorial kali ini kita akan menggunakan Github untuk tempat repositori nya, pastikan kamu telah mempunyai akun Github. Kamu bisa daftar disini https://github.com/

Membuat Repositori di Github

Setelah kamu telah mendaftar di Github, kamu dapat membuat repositori baru kamu dengan mengklik tombol new pada halaman dasboard akun Github kamu.

Setelah kamu klik tombol New maka kamu akan diarahkan ke halaman untuk membuat repositori baru, seperti gambar dibawah ini:

  • Repositori name : ini merupakan nama repositori kamu, pastikan kamu membuat nya susuai yang dapat mendiskripsikan aplikasi kamu. seperti: Aplikasi Klinik, Aplikasi CMS
  • Description : description merupakan keterangan dari aplikasi kamu, boleh diisi dan juga tidak.
  • Public : Semua orang dapat mengakses repositori.
  • Private : Hanya orang tertentu yang dapat mengakses repositori.

Yeay! Sekarang kamu sudah mempunya repositori kosong di Github.

Setelah kita telah berhasil membuat repositori kosong pada Github, selanjutnya kita akan mengupload repositori projek yang telah kita buat di lokal komputer kamu.

Membuat & Menghapus Remote Repositori

Sebelum kita dapat mengupload repositori dari lokal komputer kita harus membuat remote repositori dahulu, sebagai berikut:

  • remote add : Perintah untuk menambahkan remote.
  • github : merupakan nama remote.
  • https/ssh : merupakan URL remote.

Ada dua tipe URL yang dapat kamu tuliskan yaitu htpps dan SSH.

//URL https
https://github.com/rezawara/create_repositori.git

//URL SSH
git@github.com:rezawara/create_repositori.git
  • https : Jika kamu menggunakan URL https maka kamu akan dimintai username dan password ketika melakukan push ke dalam repositori di Github yang berfungsi untuk autentifikasi.
  • SSH : kamu tidak dimintai autentifikasi tetapi kamu harus melakukan konfigurasi dahulu, kamu bisa melihat nya pada tutorial ini Konfigurasi SSH pada Github.

Setelah berhasil membuat repositori Github kamu dapat mengecek nya dengan sebagai berikut:

Kamu juga dapat merubah nama repositori dengan perintah sebagai berikut:

git remote rename github tutorial
  • github : nama remote lama.
  • tutorial : nama remote baru.

Atau kamu juga dapat menghapus remote dengan perintah sebagai berikut:

git remote remove github
  • github : merupakan nama remote yang mau dihapus.

Upload Revisi di Remote Repositori

Untuk melakukan Upload revisi pada Remote repositori kamu dapat menggunakan perintah git push.

git push github master
  • github : adalah nama remote.
  • master : adalah nama cabang tujuan pada Github.

Kemudian lakukan git push seperti gambar berikut:

Kemudian kembali ke Dashboard Github maka projek kamu sudah ter upload ke Github, seperti gambar dibawah ini:

Yeay! Selamat kamu udah berhasil upload projek ke Github, untuk meyakinkan lagi coba kamu edit projek kamu dan upload kembali.

git add index.html
git commit -m "ganti judul"
git push github master

Kemudian kamu bisa mengecek nya ke Dasboard Github kamu. Dan lihat pada file index.html baru saja ter commite dengan keterangan ganti judul.

Download Revisi dari Remote Repositori

Ketika kamu berkerja dalam tim dalam membuat projek aplikasi yang menggunakan git, kamu diharuskan untuk mengupdate terlebih dahulu revisi terbaru sebelum kamu akan melakukan penambahan kode agar tidak menjadi bentrok di dalam repositori.

Ada dua perintah yang dapat kamu lakukan ketika mengambil / download revisi dari repositori remote:

  1. git fetch [nama remote] [nama cabang]
  2. git pull [nama remote] [nama cabang]

1. git fetch

Perintah git fetch berfungsi hanya akan mengambil / download revisi (commit) saja dan tidak langsung melakukan penggabungan (merge) terhadap repositori lokal.

git fetch github master

2. git pull

Perintah git pull berfungsi akan mengambil revisi (commit) dan langsung melakukan penggabungan (merge) terhadap repositori lokal.

git pull github master

Keterangan : Jika kamu telah melakukan perubahan pada repositori lokal maka kamu sebaiknya menggunakan git fetch agar perubahan yang telah kamu lakukan tidak hilang. Dan jika kamu belum melakukan perubahan apapun dan ingin mengambil update terakhir kamu dapat menggunakan git pull

Melihat Perbandingan repositori lokal dengan repositori pada Github

Untuk melihat perbandingan repositori lokal dengan repositori yang berada pada Github kamu dapat melakukan perintah berikut ini:

git diff master github/master
  • master : adalah cabang master pada repositori lokal.
  • github/master : adalah cabang master pada repositori remote Github.

Menggabungkan repositori lokal dengan repositori remote

Jika kamu ingin menggabungkan repositori lokal dengan repositori remote dengan perintah sebagai berikut:

git merge master github/master

Mungkin sekian tutorial tentang Membuat remote repositori di Github, semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Membuat SSH Key Pada Akun Github #9

git (5)

Membuat Cabang dengan Git Branch #7

Bisa Koding ~ Pada Tutorial kali ini kita akan belajar bagaimana membuat cabang di Git dengan git branch. Fungsi dari git branch adalah untuk mencegah konflik kode jika kita berkerja dengan tim.

Membuat Cabang

Perintah / kode untuk membuat cabang adalah dengan menuliskan git branch kemudian diikuti dengan nama cabang nya, dengan contoh sebagai berikut:

git branch nama_cabang

Untuk melihat semua cabang yaitu sebagai berikut:

git branch

Sebagai contoh kita akan membuat cabang baru dengan nama admin :

git branch admin

Setelah itu kita akan pindah ke cabang yang baru saja kita buat dengan cara sebagai berikut:

git checkout admin

Untuk mengecek apakah kita sudah berada di cabang admin, coba ketikan perintah git status dengan contoh sebagai berikut:

Untuk memasukan file baru ke cabang admin, kamu hanya perlu membuat file baru seperti biasa maka file tersebut akan otomatis masuk ke dalam cabang admin. untuk mengecek nya kamu bisa menggunakan perintah git status. Dengan contoh sebagai berikut:

Jika kamu ingin kembali ke cabang awal/master tuliskan perintah sebagai berikut:

git checkout master

Menggabungkan Cabang

Untuk menggabungkan cabang kita bisa menuliskan perintah git merge . Sebagai contoh kita sudah memiliki cabang admin dan kita akan menggabungkan nya dengan cabang master.

Sebelumnya kamu harus pindah dahulu ke cabang master dengan perintah:

git checkout master

Setelah itu, barulah kamu dapat menggabungkan dengan cabang admin, dengan perintah git merge. Sebagai berikut:

git merge admin

Untuk melihat hasilnya, kamu dapat mengecek file yang ada di cabang admin akan berpindah ke cabang master.

Menghapus Cabang

Cabang yang sudah tidak digunakan lagi sebaiknya dihapus untuk mengoptimalkan kinerja didalam repositori dan juga terlihat rapih dan clean. Cara menghapus cabang yaitu dengan perintah git branch dengan argumen -d dan diikuti dengan nama cabang yang ingin kamu hapus.

git branch -d admin

Tapi sebelumnya kamu harus pindah dulu ke cabang master dengan perintah git checkout master. Maka kamu dapat menghapus cabang admin dengan perintah diatas. Jika perintah diatas kamu eksekusi maka cabang admin akan terhapus.

Mungkin sekian tutorial tentang Membuat Cabang dengan git branch, semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Membuat Remote Repositori Di Github #8

git (4)

Membatalkan Revisi pada GIT #6

Bisa Koding ~ Pada tutorial kali ini kita akan membahas tentang bagaimana sih caranya untuk membatalkan revisi yang sudah telanjur dibuat menjadi staged & commited , berikut tutorial nya sebagai berikut:

Git Checkout

Jika kamu belum melakukan staged & commited, kamu dapat membatalkan revisi yang telah kamu buat dengan cara berikut:

git checkout nama_file.html

Git Reset

Jika kamu telah melakukan perubahan dan sudah dalam kondisi file sudah ditambahkan tetapi belum disimpan ke commit ( staged ) maka kamu dapat melakukan sebagai berikut untuk mengembalikan revisi:

git reset nama_file.html

jika kamu melakukan kode diatas maka file kamu akan berubah dari kondisi staged menjadi kondisi modified. untuk membatalkan revisi yang telah kamu buat, kamu dapat melakukan git checkout pada file tersebut.

git checkout nama_file.html

Perintah git reset memiliki 3 argumen atau opsi utama, yaitu –soft, –mixed, dan –hard.

  • –soft akan mengembalikan dengan kondisi file dalam keadaan staged
  • –mixed akan mengembalikan dengan kondisi file dalam keadaan modified
  • –hard akan mengembalikan dengan kondisi file dalam keadaan commited

Contoh penggunaan:

git reset --soft 616f82c971534d3d6cfcd1e7b196290394104cfa

Git Revert

git revert merupakan cara untuk membatalkan perubahan file yang sudah dalam kondisi commit.

git revert nama_file.html

Revert artinya mengembalikan. Perintah ini lebih aman daripada git reset, karena tidak akan menghapus catatan sejarah revisi. Revert akan akan mengambil kondisi file yang ada di masa lalu, kemudian menggabungkannya dengan commit terakhir.

Kesimpulan

  • Perintah git checkout mengembalikan file dalam kondisi sebelumnya, tapi bersifat sementara.
  • Perintah git reset akan mengembalikan file ke kondisi sebelumnya, kemudian menghapus catatan sejarah commit berikutnya.
  • Perintah git revert mengembalikan file dengan tidak menghapus sejarah commit.

Mungkin sekian tutorial tentang Membatalkan Revisi pada GIT, semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Membuat Cabang Dengan Git Branch #7

git (3)

Melihat Perbandingan commit dengan Git Diff #5

Bisa Koding ~ Pada tutorial kali ini kita akan belajar tentang git diff yang berfungsi untuk melihat perbandingan commit yang telah kamu lakukan, contoh kode nya seperti dibawah ini:

git diff 616f82c971534d3d6cfcd1e7b196290394104cfa

Maka kamu akan melihat hasilnya seperti gambar dibawah ini:

Pada gambar diatas dapat kita lihat bahwa ada perubahan pada tag h1 dengan penambahan huruf s didalam nya.

Note : 

Simbol ( + ) : kode yang ditambahkan.

Simbol ( ): kode yang dihapus.

Melihat perbandingan antar commit

git diff <nomer commit> <nomer commit>

Melihat perbandingan pada file

git diff index.html

Melihat Perbandingan Antar Cabang (Branch)

git diff <nama cabang> <nama cabang>

Mungkin sekian tutorial tentang Melihat Perbandingan commit dengan Git Diff, semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Membatalkan Revisi Pada GIT #6

git (2)

Melihat Log Aktivitas dengan Git Log #4

Bisa Koding ~ Pada tutorial sebelumnya kita sudah berhasil membuat repositori dan melakukan commit dengan nama direktori contoh_repositori. Sekarang setelah berhasil melakukan commite kita pasti memerlukan untuk melihat keterangan commit yang telah kita lakukakan.

Untuk itu kita memerlukan git log yang berfungsi untuk melihat keterangan commit yang telah dilakukan oleh kamu, berikut contoh penggunaannya:

git log

maka kita akan melihat log apa saja yang telah kita lakukan di dalam repositori kamu, seperti gambar dibawah ini:

Dari gambar diatas kita dapat melihat bahwa kita telah melakukan 2 kali commit dengan keterangan waktu dan Author.

Log Pendek

Kamu dapat melihat keterangan log dengan lebih kode lebih singkat dengan cara menambahkan argument –oneline

git log --oneline

maka hasilnya seperti gambar dibawah ini:

Log pada nomor Commit

Untuk melihat log pada commit tertentu maka kamu bisa melakukan seperti dibawah ini.

git log 616f82c971534d3d6cfcd1e7b196290394104cfa 

Untuk melihat nomor commit kamu bisa melihatnya dengan melakukan git log pada direktori repositori kamu, maka kamu akan melihat hasilnya seperti gambar dibawah ini:

Log pada Author tertentu

Untuk melihat log pada author tertentu maka kamu bisa melakukan seperti dibawah ini.

git log --author='rezawara'

Maka kamu akan melihat hasilnya seperti gambar dibawah ini:

Log pada file tertentu

Untuk melihat log pada file tertentu maka kamu bisa melakukan seperti dibawah ini.

git log index.html

Maka kamu akan melihat hasilnya seperti gambar dibawah ini:

Mungkin sekian tutorial tentang Melihat Log Aktivitas dengan Git Log , semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Melihat Perbandingan Commit Dengan Git Diff #5

git (1)

Melakukan Git Commit pada Projek #3

Bisa Koding – Setelah kita berhasil membuat repositori git, maka selanjutnya kita akan belajar bagaimana untuk melakukan penyimpanan perubahan revisi dengan git commite.

Sebelumnya kita telah mempunyai direktori yang sudah dibuatkan repositori git sebagai berikut.

coba kamu lakukan git status untuk melihat status repositori, sebagai berikut.

Dari gambar diatas kita dapat melihat bahwa pada direktori contoh_repositori belum pernah melakakun git commit dan memiliki satu file bernama index.html. Dalam Git memiliki 3 kelompok dalam kondisi file di dalam Git, yaitu:

1. Modified

Kondisi Modified adalah kondisi dimana perubahan sudah dilakukan, tetapi belum ditandai dan belum disimpan di version control (git). Seperti contoh gambar diatas yaitu file index.html masih berstatus modified.

2. Staged

Kondisi Staged adalah kondisi dimana revisi sudah ditandai, tetapi belum disimpan di version control (git). Untuk mengubah kondisi file dari modified ke staged gunakan perintah: git add nama_file Contoh:

git add index.html

setelah melakukan git add index.html coba kamu ketikan git status untuk melihat status file index.html. Jika file sudah berhasil dilakukan staged maka file nya akan berubah menjadi berwarna hijau.

melakukan Git Staged dengan beberapa file :

git add file_pertama.html file_kedua.html file_ketiga.html

//atau:
git add *.html

//semua file dari dalam direktori:
git add .

3. Commited

Kondisi Commited adalah kondisi dimana revisi sudah disimpan di version control (git). perintah untuk mengubah kondisi file dari staged menjadi commited adalah dengan. git commit

Commit Pertama

git commit -m "Contoh Commit pertama"

//lakukan git status untuk melihat perubahan setelah commit

argumen -m yaitu argumen keterangan saat kita melakukan commit.

Commit Kedua

Setelah berhasil melukakan commit pertama, coba kamu lakukan perubahan pada file index.html dan lakukan git status maka akan terlihat keterangan perubahan yang telah kita lakukan pada gambar dibawah ini.

untuk menyimpan perubahan yang telah kita lakukan maka kita bisa melakukan staged dan commited lagi, seperti kode dibawah ini.

git add index.html
git commit -m "Menambah Title Baru"

Mungkin sekian tutorial tentang Melakukan Git Commit pada Projek , semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Melihat Log Aktivitas Dengan Git Log #4

Git - Category2

Membuat Repositori Baru pada Projek Git #2

Bisa Koding ~ Repositori adalah sebuah folder / direktori projek yang menggunakan Git. Cara membuat repositori pada projek kamu sebagai berikut.

git init nama_direktori

kode diatas akan membuat repositori di dalam direktori yang mempunyai nama_direktori.

git init .

kode diatas akan membuat repositori pada pada direktori yang aktif saat ini (working directory). Seperti contoh gambar dibawah ini.

jika muncul tulisan dibawah ini berarti direktori kamu sudah berhasil terinstall git.

Setelah kamu berhasil membuat repositori maka di direktori projek kamu akan muncul file dengan nama .git direktori ini digunakan Git sebagai database untuk menyimpan perubahan yang kita lakukan.

.gitignore

<span class="has-inline-color has-luminous-vivid-orange-color">.gitignore</span> merupakan sebuah file yang berisi daftar nama-nama file dan direktori yang akan diabaikan oleh Git.

Semua perubahan yang kamu lakukan pada Git tidak akan dicatat oleh Git jika kamu telah menuliskan nya di <span class="has-inline-color has-luminous-vivid-orange-color">.gitignore</span> 

/node_module/
/vendor/
contoh.html

pada direktori diatas, saya menuliskan direktori node_module, vendor, dan file contoh.html semua folder dan file tersebut tidak akan dicatat oleh Git.

Mungkin sekian tutorial tentang membuat repositor baru pada Git , semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulisa di kolom komentar. Terima Kasih~ ^-^

Tutorial Selanjutnya : Melakukan Git Commit Pada Projek #3